
loading...
Pernyataan itu diungkapkan juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS setelah Teheran mengumumkan akan mulai menyuntikkan gas uranium di sentrifugal pada fasilitas pengayaan bawah tanah Fordow.
"Kami sepenuhnya mendukung Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melakukan peran verifikasi independen di Iran dan meminta IAEA melaporkan setiap perkembangan," ungkap juru bicara itu.
Baca Juga:
Iran mulai menyuntikkan gas uranium ke 1.044 sentrifugal di pabrik pengayaan bahan bakar Fordow. Ini adalah langkah lanjutan dari kebijakan Iran untuk menanggalkan satu per satu kewajibannya berdasarkan kesepakatan nuklir 2015.
Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, langkah itu bisa dibatalkan dan tidak secara khusus mengatakan jika injeksi gas akan digunakan untuk mempercepat pengayaan uranium.
Rouhani mengatakan langkah-langkah yang diambil sejauh ini dapat dibatalkan jika Eropa menawarkan cara untuk menghindari sanksi AS yang menghambat penjualan minyak mentahnya di luar negeri.
"Semua langkah yang telah diambil Iran untuk mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan nuklir dapat dibalikkan dan Iran akan menjunjung tinggi semua komitmennya berdasarkan kesepakatan itu ketika para penandatangan yang tersisa yakni Prancis, Inggris, Jerman, Rusia dan China melakukan hal yang sama," kata Rouhani.
(sfn)
Dunia - Terkini - Google Berita
November 06, 2019 at 09:29AM
https://ift.tt/2Nk1Prj
AS: Ekspansi Pengayaan Uranium Iran Langkah Besar yang Salah - SINDOnews.com
Dunia - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/2M0nSS7
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
Bagikan Berita Ini
0 Response to "AS: Ekspansi Pengayaan Uranium Iran Langkah Besar yang Salah - SINDOnews.com"
Post a Comment