Search

Rupiah Menggila, Bisa Tembus 13.900/US$ Hari Ini? - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah melawan dolar Amerika Serikat (AS) menggila pada perdagangan Senin (30/12/2019), setelah mencatat penguatan empat pekan beruntun.

Rupiah membuka perdagangan hari ini dengan stagnan di level Rp 13.945/US$. Tidak lama, rupiah langsung masuk ke zona hijau, semakin siang penguatan rupiah semakin tebal. Hingga pukul 12:00 WIB, Mata Uang Garuda bertengger di level Rp 13.910/US$, menguat 0,25% di pasar spot, berdasarkan data Refinitiv.

Semenjak menembus ke bawah level psikologis Rp 14.000/US$ pada 17 Desember lalu, penguatan rupiah masih belum terbendung, dan belum pernah mencatat pelemahan. Pergerakan rupiah pada hari ini juga menjadi yang terbesar dibandingkan hari-hari sebelumnya usai menembus level psikologis. 

Jelang libur Tahun Baru, volume perdagangan tentunya tidak sebanyak biasanya yang membuat likuiditas rendah. Saat likuiditas rendah, dan sentimen pelaku pasar sedang bagus-bagusnya untuk memburu aset-aset berisiko serta berimbal hasil tinggi, rupiah akan lebih mudah menaklukkan dolar AS.

Kesepakatan dagang fase I antara AS dengan China yang sebentar lagi akan diteken menjadi pemicu utama penguatan pasar finansial dalam negeri.

Dengan adanya kesepakatan dagang fase I dan akan berlanjut ke negosiasi fase II, perang dagang antara AS-China sudah mendekati akhir. Perang dagang kedua negara sudah berlangsung selama 18 bulan dan membuat perekonomian AS-China melambat, serta menyeret turun pertumbuhan ekonomi global.

Ketika perang dagang berakhir, pertumbuhan ekonomi global diharapkan bisa bangkit di tahun depan, dan aset-aset berisiko serta berimbal hasil tinggi akan menjadi target investasi, instrument investasi Tanah Air jadi mendapat rezeki.

Kesepakatan dagang fase I memang sudah tercapai beberapa pekan lalu, tetapi sinyal akan diteken dalam waktu dekat yakni di awal Januari semakin menguat pada pekan lalu.

Pada hari Senin (23/12/2019), CNBC International melaporkan China akan menurunkan bea masuk terhadap 850 produk dari AS mulai 1 Januari. Sehari setelah itu Presiden AS, Donald Trump, menyebut kesepakatan dagang fase I sudah hampir selesai, dan akan ada upacara penandatanganan dengan Presiden China Xi Jinping.

"Ya, kami akan mengadakan upacara penandatanganan," kata Trump kepada wartawan, seperti dilansir dari Reuters.
China juga mengkonfirmasi hal tersebut, pada hari Rabu (25/12/2019). Pemerintah Beijing mengatakan sedang melakukan pembicaraan mengenai upacara penandatangan kesepakatan dagang fase I dengan Washington.

Sampai saat ini, awal Januari masih menjadi waktu yang disebutkan oleh AS, ini artinya dalam satu atau dua pekan ke depan AS-China akan meneken kesepakatan tersebut. Bahkan tidak menutup kemungkinan, kesepakatan akan diteken pada pekan ini, sebagai awal manis di tahun 2020.

[Gambas:Video CNBC]

Let's block ads! (Why?)



Dunia - Terkini - Google Berita
December 30, 2019 at 01:02PM
https://ift.tt/36jvGri

Rupiah Menggila, Bisa Tembus 13.900/US$ Hari Ini? - CNBC Indonesia
Dunia - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/2M0nSS7
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Rupiah Menggila, Bisa Tembus 13.900/US$ Hari Ini? - CNBC Indonesia"

Post a Comment

Powered by Blogger.